Jenis Kulit Wajah – Ini Dia Berbagai Karakter Jenis Kulit Wajah Manusia

jenis kulit wajah itu apa saja sih? Nah ini adalah hal penting yang mesti ketahui sebelum kita melakukan perawatan pada kulit wajah yang kita miliki. Kenapa? Yaa, supaya kita tidak melakukan kesalahan pada saat perawatan wajah kita nantinya.

Baik itu dalam hal pemilihan produk-produk perawatan kulit seperti pembersih wajah, ataupun jenis makeup untuk wanita khususnya. Karena sekarang produk-produk seperti itu sudah ada yang memang dikhususkan untuk jenis kulit wajah tertentu. Fungsinya tidak lain adalah untuk mengatasi masalah seperti iritasi pada kulit.

Tipe dan jenis kulit wajah
Tipe dan jenis kulit wajah
Image illustration credit: Thanks to Skitterphoto, at pixabay.com/en/eye-green-eye-close-up-macro-girl-1132531/

Namun sebelum kita masuk ke pokok bahasan, Admin akan kasih info dulu untuk sahabat semua. Yaitu beberapa ciri umum kalau kulit itu dikatakan sehat.

Meski kulit tiap orang itu berbeda-beda, namun bisa dikatakan sehat apabila memenuhi beberapa kriteria seperti dibawah ini.

  1. Kulit memiliki warna yang normal ( tidak keabu-abuan, kehiau-hijauan, kekuningan atau warna tidak normal lainnya)
  2. Kulit memiliki kelembaban yang cukup
  3. Kulit terasa kenyal dan kencang (tidak keriput atau kering)
  4. Kulit bebas jerawat, tidak bersisik, atau terbebas dari penyakit kulit lainnya
  5. Kulit terlihat segar, bercahaya dan tidak kusam
  6. Memiliki sedikit kerutan sesuai usia.

Mari Kita Mengenal Jenis Jenis Kulit Wajah Manusia

Setelah melihat dan mengetahui ciri kulit yang sehat, sekarang kita langsung masuk ke pokok bahasan yaitu jenis kulit wajah beserta ciri-cirinya.

Nah dengan membaca informasi ini maka sahabat mudah-mudahan bisa mengenali jenis kulitnya masing-masing, sehingga bisa memilih jenis perawatan yang tepat.

1. Jenis Kulit Normal

Jenis-jenis kulit yang akan kita bahas pertama kali tentu saja adalah jenis kulit wajah normal. Kulit normal mungkin adalah jenis kulit idaman semua orang. Karena kuit dengan tipe normal umumnya bersih, halus, bebas dari bintik-bintik, kenyal dan enak dipandang tanpa riasan apapun.

Tipe kulit normal adalah kulit yang tidak terlalu berminyak dan tidak juga terlalu kering. Hal ini terjadi karena minyak (sebum) yang dikeluarkan oleh kelenjar sebasea seimbang, tidak berlebihan ataupun kekurangan. Yang mana sebum adalah minyak atau lemak yang berfungsi untuk melembabkan dan menghaluskan bulu atau rambut.

Namun bukan berarti kulit normal tidak perlu dirawat, bahkan jika tidak rajin dibersihkan atau dirawat maka, kotoran pada kulit normal juga dapat mengakibatkan gangguan pada kulit. Baik itu dalam masalah pada kekenyalannya, kelembabannya, bahkan bisa saja terjadi penumpukan kulit mati sehingga dapat menyebabkan timbulnya jerawat.

Ciri-ciri umum kulit normal adalah:

  • kulit teras kencang
  • memiliki kelembaban yang merata
  • halus dan lembut, serta umumnya memiliki pori-pori yang kecil
  • tidak terlihat mengkilat karena adanya minyak yang berlebihan juga tidak terlihat kusam kering.

2.  Kulit Berminyak

Menurut sebuah survey ditemukan fakta bahwa, kebanyakan orang yang memiliki jenis jenis kulit wajah yang berminyak adalah mereka yang berusia remaja. Ya mungkin kira-kira umur 20 tahunan.

Hal ini terjadi karena kondisi hormon androgen yang sedang aktif-aktifnya, sehingga merangsang kelenjar sebasea untuk memproduksi minyak lebih banyak.

Hal ini juga diikuti dengan kenyataan bahwa mereka yang mengalami gangguan jerawat juga lebih banyak diderita atau dialami oleh para remaja kisaran umur 15 – 25 tahun. Karena jenis kulit yang berminyak sangat rentan terkena kotoran, terkena bakteri, sehingga memicu tumbuhya komedo yang berujung pada jerawat.

Perlu kita ketahui juga bahwa, ternyata kulit yang berminyak tidak serta merta  penyebabnya adalah karena faktor hormon yang sedang tidak stabil, namun ternyata bisa juga dikarenakan faktor keturunan, makanan dan lainnya.

Berikut ini akan dijelaskan pengelompokan penyebab dari terjadinya kulit yang berminyak, dan secara garis besar penyebabnya dibagi menjadi dua,yaitu faktor internal dan ekternal, berikut penjelasannya:

A.   Faktor Internal Penyebab kulit berminyak :

  1. Faktor genetis : Faktor genetis bisa juga disebut dengan faktor keturunan, yaitu jika orang tuanya memiliki jenis kulit wajah yang berminyak maka sang anakpun kemungkinan besar akan memiliki jenis kulit yang sama.
  2. Faktor  hormonal  :  Hormon  yang tidak seimbang atau sedang labil mempengaruhi produksi minyak di kulit. Karena itulah pada wanita yang sedang menstruasi, hamil, remaja yang sedang tumbuh dimana hormon androgen sedang aktif-aktifnya produksi minyak (sebum) sangat lah banyak, sehinga kulit terasa sangat berminyak.

B.   Faktor Ekternal Penyebab kulit berminyak :

  1. Udara yang terlalu panas atau terlalu lembab.
  2. Penggunaan sabun wajah atau pemersih wajah yang terlalu keras dapat memicu produksi minyak berlebih
  3. Mencuci muka terlalu sering sehingga menghilangkan sebum dikulit, sehingga merangsang kelenjar Sebasea memproduksi sebum lebih banyak lagi
  4. Penggunaan kosmetik yang tidak cocok
  5. Memakan terlalu banyak makanan berminyak.

Perlu diketahui, umumnya jenis kulit wajah yang berminyak perlu perawatan khusus dalam hal perawatan dibandingkan jenis jenis kulit lainnya. Hal ini dikarenakan, bakteri dengan mudah dapat tumbuh dan berkembang pada kulit yang berminyak. Akibatnya apa? Akibatnya adalah sudah tentu kulit menjadi lebih rentan terkena jerawat, radang, ataupun infeksi kulit lainnya.

Ciri-ciri umum kulit berminyak dapat mudah dilihat, seperti:

  • Pada daerah T tampak sekali terlihat minyak yang berlebihan
  • Mengkilat
  • Kulit cendrung memiliki pori-pori yang besar dan terasa agak tebal. Hal tersebut mengakibatkan jenis kulit ini mudah sekali menyerap kotoran sehingga jerawat mudah tumbuh
  •  (khususnya wanita) bedak atau kosmetik sukar untuk melekat dan mudah sekali luntur.

2.1 Kelebihan Kulit Berminyak

Namun bagi Anda yang memiliki kulit berminyak tidak perlu berkecil hati, karena ternyata jenis kulit berminyak memiliki kelebihan juga loh. Apa sajakah itu, berikut infonya:

1. Proses Penuaan Yang jauh Lebih Lambat
Tidak banyak yang sadar ternyata kulit berminyak secara dramatis mampu memperlambat penuaan, menyamarkan atau bahkan mengurangi keriput diwajah dan garis-garis halus.

2. Terhindar dari kulir bersisik
Satu hal yang bisa membuat Anda bersyukut memiliki kulit berminyak adalah, bahwa kulit jenis ini akan terhindar dari kulit bersisik dan kulit yang mengelupas. Kulit berminyak cendrung memiliki kelembabaan yang jauh lebih baik dibandingkan kulit kering.

Dan ada juga yang menyebutkan bahwa ternyata jenis kulit kering lebih sulit dan lebih mahal dalam hal perawatannya dibanding kulit berminyak.

3. Terlihat lebih Fresh
Ketika seseorang memiliki kulit yang berminyak, maka wajahnya akan terlihat sedikit lembab dan basah. Ini sangat kontras dengan jenis kulit kering yang tampak terlihat kusam. Jadi bagi Anda yang memiliki kulit yang berminyak, carilah produk yang dapat mengontrol  dan mengendalikan minyak, bukan untuk menghilangkannya.

Nah selain info diatas, konon kulit berminyak lebih mudah dirawat jika dibandingkan dengan jenis kulit yang kering. Dan ada juga yang berpendapat bahwa, ada banyak produk murah untuk mengobati kulit berminyak.  Tapi produk yang dibuat untuk merawat kulit kering sering terbukti lebih mahal.

3.  Jenis Kulit Wajah Kering

Mereka yang memiliki kulit tipe kering pesti sering mendapatkan kalau kulitnya terasa kering dan kasar. Hal ini terjadi karena jenis kulit kering kadar produksi minyak atau sebum yang diproduksi kelenjar sebacea sangat rendah.

Akibat dari rendahnya produksi minyak/sebum ini mengakibatkan kulit tidak mampu mempertahankan kelembabannya. Alhasil,  garis atau kerutan sekitar pipi, mata dan sekitar bibir dapat muncul dengan mudah pada wajah yang berkulit kering.

Tak hanya itu, beberapa sumber menyebut bahwa jenis kulit wajah yang kering lebih sulit dirawat jika dibandingkan jenis-jenis kulit lainnya.

3.1 Jenis kulit kering umumnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Kulit halus namun mudah sekali menjadi kasar
  2. Kulit bertekstur tipis dan sering terlihat pucat karena kepekaan dari dinding pembuluh darah terhadap rangsangan dari luar berkurang sehingga peredaran darah tidak sempurna
  3. kulit terasa tegang dan kaku seperti tertarik,meski setelah mencuci muka
  4. Daerah T yang umunya sering terdapat minyak berlebih justru malah tidak ada, ini kebalikannya dari kulit berminyak
  5. Cendrung timbul keriput dan garis halus karena daya elastis yang kurang

Pemilik kulit kering mesti rajin-rajin menggunakan krim pelembab untuk mengatasi masalah-masalah diatas, karena jika dibiarkan mungkin kulit bisa menjadi sangat kering dan ekstrimnya kulit bisa terkelupas.

3.2 Beberapa Faktor Penyebab Kulit Kering

Untuk Anda yang ingin mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan seseorang bisa memiliki jenis kulit wajah yang kering, maka simak infonya dibawah ini :

A. Faktor Internal penyebab kulit kering :

  1. Faktor genetik
    Sama halnya seperti kulit berminyak ternyata kulit kering juga bisa diakibatkan oleh faktor keturunan, dan faktor ini disebut dengan faktor genetikFaktor genetik merupakan kondisi bawaan seseorang, termasuk kondisi kulit wajah yang kering.
  2. Kondisi struktur kulit
    Kondisi ini diakibatkan kelenjar Sebasea yang memproduksi minyak (sebum) tidak mampu memproduksi minyak(sebum) tersebut dalam jumlah yang cukup, sehingga kulit kurang dalam hal kelembabannya.

B. Faktor Eksternal Penyebab Kulit Kering :

  1. Pola makan
    Pola makan yang kurang sehat bisa mengakibatkan terjadinya kulit yang kering, seperti kurangnya makan makanan penghasil nutrisi tertentu seperti vitamin A dan vitamin B yang terdapat pada sayuran dan buah-buahan .
  2. Faktor lingkungan
    Selain pola makan ternyata lingkungan juga memiliki andil besar sebagai penyebab kulit kering ini, seperti : Sengatan sinar matahari, terkena angin, terlalu lama berada diudara dingin seperti ruangan ber AC, terkena radikal bebas atau penggunaan sabun yang berlebihan saat mandi pun bisa menyebabkan kulit menjadi kering.
  3. Penyakit kulit
    Salah satu penyebab kulit kering juga bisa disebab kan oleh penyakit kulit seperti eksim, psoriasis dan sebagainya.

Kulit kering pada bagian wajah merupakan salah satu tanda bahwa kulit Anda membutuhkan pelembab. Dan ada dua cara bagaimana Anda bisa mendapatkan pelembab untuk kulit kering Anda.

Pertama adalah dengan membeli krim pelembab khusus untuk jenis kulit wajah yang kering, dan yang kedua Anda bisa menggunakan bahan-bahan alami secara langsung, seperti minyak jojoba dan zaitun (Olive oil)

Jika Anda menggunakan minyak zaitun maka usahakan menggunakan minyak zaitun yang murni. Minyak ini perlu waktu sedikit agak lama agar dapat meresap kedalam kulit. Jadi malam hari adalah waktu yang tepat karena tidak terlalu banyak aktifitas pada waktu tersebut.

Minyak zaitun secara khusus juga mengandung antioksidan dan dapat membantu untuk memperbaiki kerusakan pada kulit.

Untuk mengetahui lebih banyak lagi tips-tips pilihan untuk mengatasi kulit kering, maka Anda bisa melihatnya disini ” Cara Mengatasi Kulit Kering “.

4.  Jenis Kulit Wajah Sensitif

Jenis kulit sensitif adalah jenis kulit yang sangat peka terhadap  rangsangan, dan juga sangat peka terhadap hal-hal yang bisa menimbulkan alergi pada kulit.

Reaksi sensitif ini sebenarnya bisa saja dipicu oleh banyak hal seperti : Alergi makanan, kafein, nikotin, minuman beralkohol, niasin atau vitamin B3, kandungan parfum, pewarna dalam kosmetika, sinar ultraviolet dan gangguan stres.

 

Bentuk reaksi yang umumnya sering terjadi pada jenis kulit sensitif ataupun jenis kulit wajah sensitif adalah seperti  munculnya bercak-bercak merah yang tampak kemerahan pada kulit. Keadaan ini juga biasanya dibarengi juga dengan rasa gatal, panas, dan rasa pedih.

Namun perlu diketahui juga bahwa, apabila kulit kita mengalami gejala kemerahan maka hal tersebut belum tentu menandakan bahwa kulit kita berjenis kulit sensitif. Mungkin saja itu hanya kondisi iritasi ringan yang dapat segera hilang dengan sendirinya.

Namun apabila reaksi yang terjadi sangat lama untuk sembuh atau bahkan semakin meluas keseluruh tubuh maka pergi ke Dokter adalah jalan terbaik. Sebuah tes alergi-imunologi oleh dokter kulit bisa menentukan bahwa kulit anda termasuk jenis sensitif atau tidak.

Berikut ini adalah ciri-ciri umum Kulit sensitif:

  1. mudah alergi
  2. cepat bereaksi terhadap  perubahan suhu
  3. mudah iritasi dan terluka
  4. kulit bertekstur tipis
  5. kulit sangat mudah menjadi kemerahan karena pembuluh darah kapiler dan ujung saraf berada sangat dekat dengan permukaan

5. Jenis Kulit Kombinasi atau Kulit Campuran

Pada daerah yang beriklim tropis biasanya sangat banyak sekali ditemukan wanita atau orang yang mempunyai jenis kulit  atau jenis kulit wajah kombinasi atau campuran.

Jenis kulit kombinasi ini adalah jenis kulit yang unik karena merupakan campuran atau kombinasi dari : kering-berminyak atau normal berminyak. Sehingga perawatannyapun harus berbeda tiap bagiannya.

Area yang berminyak dirawat dengan perawatan untuk kulit berminyak sedangkan area kulit kering atau normal dirawat dengan perawatan untuk jenis kulit tersebut.

Kulit kombinasi tersebut terjadi apabila kadar minyak yang terdapat pada area wajah tidak merata, misalnya pada area tertentu kelenjar keringat sangat aktif sehingga dangat berminyak sedangkan daerah lain tidak, karena itu perawatan kulit kombinasi memerlukan perhatian khusus.

Secara umum ciri-ciri kulit kombinasi atau campuran adalah sebagai berikut :

  1. Kulit di daerah T berminyak sedangkan di daerah lain tergolong normal atau justru kering atau juga sebaliknya.
  2. Tekstur kulit yang berbeda, area kulit berminyak akan terjadi penebalan dan di area normal atau kering akan lebih tipis

Setelah Anda membaca dan mengetahui jenis-jenis kulit ataupun jenis kulit wajah tersebut maka kami yakin Anda sudah mengetahui jenis kulit seperti apakah yang kita miliki sekarang.

Dengan mengetahui jenis kulit yang Anda miliki maka diharapkan anda juga dapat melakukan perawatan kulit wajah yang tepat yang sesuai dengan jenis kulit yang Anda miliki. Semoga Bermanfaat.

(Visited 58 times, 1 visits today)