Apa Itu Jerawat Batu – Cara Mengatasi Jerawat Batu

Apa itu jerawat batu, dan apakah benar kalau jerawat batu adalah tipe jerawat yang terbilang parah, sulit untuk diobati, bahkan bisa meninggalkan bekas luka permanen pada kulit. Nah untuk menjawabnya, admin sudah mengumpulkan beberapa informasi penting akan masalah ini, dan wajib untuk sahabat baca.

Apa itu jerawat batu
Apa itu jerawat batu

Tapi sebelumnya, admin terangkan dulu secara singkat apa itu jerawat. Secara umum, jerawat adalah kondisi gangguan pada kulit yang terjadi akibat adanya sumbatan pada folikel rambut. Folikel rambut ini tersumbat oleh minyak dan sel-sel kulit mati yang kemudian berkembang menjadi radang yang bengkak.

lalu Apa Itu Jerawat Batu ?

Jerawat batu atau biasa disebut dengan Cystic Acne adalah istilah yang digunakan untuk menyebut jerawat dengan kondisi memiliki bentuk yang besar, kemerahan, dan biasanya disertai dengan peradangan hebat. Dan tak hanya itu, jerawat ini juga keras kalau diraba sehingga disebut dengan jerawat batu.

Hal ini senada seperti yang disebutkan oleh dr. Reisa Broto Asmoro di sebuah acara talk show kesehatan Dr. OZ Indonsia.

Menurut dr. Reisa Broto Asmoro, jerawat batu adalah

” Ini adalah salah satu ungkapan kenapa disebut jerawat batu, yaitu jerawat yang timbul di kulit wajah yang biasanya berwarna kemerahan, besar, dan lebih besar dibandingkan dengan jerawat biasa pada umumnya. Dan dia sangat keras sehingga dia disebut dengan istilah jerawat batu ” tutur dr. Reisa

” Nah kerasnya itu juga karena isinya terdiri dari nanah yang mengeras. Nah itu yang menyebabkan juga Dia (jerawat batu) menjadi sukar sembuh” tambahnya.

Penyebaran jerawat ini bisa sampai memenuhi seluruh muka karena kumannya sangat aktif, sehingga membuat wajah terlihat rusak. Nah kalau ternyata kondisi jerawat yang sobat alami saat ini kondisinya seperti ini maka sebaiknya mendapatkan perhatian dan perawatan khusus. Malah bila perlu sebaiknya pergi ke dokter kulit untuk ditangani.

Oh iya, sebaiknya kita juga menghindari aktifitas memencet untuk mengeluarkan isi jerawat batunya yaa. Kenapa? karena aktifitas tersebut sangat berpotensi meninggalkan bekas lubang / bopeng yang permanen pada wajah kita disana-sini.

Nah kalau hal tersebut terjadi tentu bisa berakibat buruk terhadap penampilan wajah kita nantinya, se’usai jerawat tersebut hilang.

Dan untuk menghilangkan bopeng tersebut tentu kita harus mengeluarkan uang lagi untuk melakukan perawatan kulit wajah lainnya. Seperti misalnya melakukan perawatan exfoliation kulit seperti menggunakan treatment diamond peel, ataupun dengan metoda  mikrodermabrasi.

Dan tak hanya itu, aktifitas seperti itu juga bisa mengakibatkan kuman menyebar dan mengakibatkan jerawat semakin banyak.

Penyebab jerawat batu mungkin pada umunya sama seperti penyebab jerawat lainnya, yaitu seperti :

  1. Faktor Stress
  2. Keturunan atau genetik
  3. Faktor hormon yang sedang tidak stabil
  4. Terlalu banyak makan makanan yang berlemak/berminyak
  5. Kurang rajin dalam hal membersihkan wajah, salah satunya seperti lupa membersihkan makeup saat tidur

Menurut dr. Reisa Broto Asmoro ada satu lagi penyebabnya yang mungkin tidak kita sadari, yaitu salah saat melakukan cuci muka menggunakan sabun wajah.

Jadi menurut dr. Reisa,

Saat kita membersihkan wajah menggunakan sabun wajah sebaiknya upayakan sabun tersebut di gosok ditelapak tangan menggunakan sedikit air sampai dia menjadi berbusa dan benar-benar lembut dahulu sebelum diaplikasikan. Hal ini berfungsi supaya sabun tersebut efeknya tidak terlalu keras terhadap kulit.

Untuk membaca selengkapnya mengenai penyebab jerawat Anda bisa membacanya disini ” Penyebab munculnya jerawat “.

Cara mengatasi jerawat batu

Setelah kita melihat sepintas mengenai beberapa penyebab jerawat batu ini muncul, maka sekarang beralih kemasalah penanganan atau pengobatan. Selain harus lebih rajin lagi membersihkan muka, saat ini sudah banyak sekali obat-obatan yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah jerawat batu ini, dan diantaranya adalah :

  1. Obat Oles, jika jerawat batu yang dialami belum terlau parah maka obat oles adalah pilihan pertama yang bisa dicoba, karena selain praktis juga mudah dibawa kemana-mana. Pilihlah yang mengandung sulfur dan resorsinol benzoil peroksida.
  2. Obat minum, salah satu perawatan yang paling umum digunakan untuk jerawat batu adalah antibiotik oral. Antibiotik oral seperti doxycycline atau minocycline sering digunakan dan dapat membantu mengurangi peradangan. Namun pengobatan untuk jenis ini terbilang cukup lama yaitu 3 – 5 bulan, namun yang perlu diperhatikan adalah menurut seorang profesor dermatologi asal University of Pennsylvania, David Margolis menjelaskan bahwa penggunaan antibiotik oral dalam jangka wajtu yang lama bisa mengakibatkan sakit tenggorokan.
  3. Isotretinoin, salah satu perawatan yang paling efektif namun invasif adalah isotretinoin. Isotretinoin bekerja dengan menutup sementara kelenjar penghasil minyak, dan biasanya hasilnya akan terlihat pada lima bulan sampai enam bulan pengobatan. Untuk orang dengan jerawat batu parah, isotretinoin dapat menghasilkan hasil jangka panjang yang terbaik.

Setiap orang mungkin akan berbeda jenis dan karakter kulitnya, sehingga hasil dari pengobatannyapun akan berbeda pula. Jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan ahli kulit atau dokter kulit untuk mendapatkan jenis perawatan kulit yang terbaik untuk kulit Anda.

Akhir kata, terima kasih sudah berkunjung dan membaca informasi seputar jerawat batu ini. Artikel ini akan kami update jika mendapatkan informasi terbaru yang berkaitan dengan tema artikel ini. Terima kasih.

(Visited 9 times, 1 visits today)